Nama destinasi : Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung (The Kingdom of Butterfly) Alamat Destinasi : Jl. Jend. Sudirman No.1, Kec. Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. On Map : Taman Wisata Alam Bantimurung
Deskripsi singkat: Bantimurung terkenal dengan julukan “The Kingdom of Butterfly” oleh Alfred Russel Wallace. Destinasi ini menawarkan pesona air terjun setinggi 15 meter, gua-gua prasejarah (Gua Mimpi dan Gua Batu), serta keanekaragaman spesies kupu-kupu langka. Merupakan bagian dari kawasan karst terbesar kedua di dunia.
Rute perjalanan: Dari Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar), arahkan kendaraan menuju jalan poros Maros-Bone. Perjalanan menempuh jarak sekitar 15 km atau kurang lebih 30 menit melalui jalan aspal yang mulus dan lebar.
Alternatif rute perjalanan: Jika dari arah pusat Kota Makassar, Anda bisa melewati Jalan Perintis Kemerdekaan menuju Kabupaten Maros. Setelah sampai di perempatan Patung Kuda Maros, belok kanan ke arah Kabupaten Bone (Jalan Poros Maros-Bone) hingga sampai di gerbang utama Taman Nasional.
Jenis kendaraan yang di rekomendasi: Motor, Mobil Pribadi, atau Bus Pariwisata (Akses jalan sangat memadai untuk kendaraan besar).
3 Info jasa Rental Kendaraan di rekomendasi:
Maros Rent Car: Spesialis area Maros dan Bandara.
Celebes Rent: Menyediakan lepas kunci atau dengan driver.
Hasanuddin Airport Trans: Mudah ditemukan di area kedatangan bandara.
Informasi Acara dan upacara adat budaya yang sering di laksanakan:
A’manca (Pencak Silat Adat): Sering dipentaskan saat penyambutan tamu besar atau festival budaya lokal.
Festival Kupu-kupu: Acara tahunan yang memamerkan edukasi tentang konservasi alam dan parade kostum.
Waktu pelaksanaan: Biasanya dilaksanakan pada pertengahan tahun (Juli-Agustus) atau saat Hari Jadi Kabupaten Maros.
3 macam kuliner yang wajib di coba :
Roti Maros: Roti khas dengan isian selai srikaya yang lumer.
Coto Maros: Sup daging berempah dengan cita rasa kacang yang kental.
Jalangkote Maros: Pastel khas dengan bumbu saus yang pedas manis.
3 Jenis souvenir yang wajib untuk di bawa pulang:
Awetan Kupu-kupu: Dalam bingkai (pastikan membeli dari toko resmi yang menggunakan hasil penangkaran, bukan spesies dilindungi).
Kerajinan Bambu: Produk anyaman tangan masyarakat lokal.
Kaos Karst Bantimurung: Pakaian dengan desain ikonik air terjun dan kupu-kupu.
3 hotel terdekat yang di rekomendasi:
Grand Town Hotel Maros: Terletak di kawasan Grand Mall Maros.
Hotel Dalton Makassar: Dekat perbatasan Maros-Makassar.
Ibis Budget Makassar Airport: Strategis bagi wisatawan dari luar kota.
3 guest house terdekat yang di rekomendasi:
Bantimurung Guest House: Berada sangat dekat dengan area gerbang wisata.
RedDoorz near Sultan Hasanuddin Airport: Terjangkau dan bersih.
Penginapan Wisma Transit Maros: Lokasi di tengah kota Maros.
3 rekomendasi tempat wisata terdekat yang dapat di kunjungi:
Rammang-Rammang: Desa wisata dengan pemandangan pegunungan karst yang eksotis (sekitar 30 menit dari Bantimurung).
Leang-Leang: Taman prasejarah dengan lukisan tangan manusia purba.
Helena Sky Bridge: Jembatan gantung di atas kerajaan kupu-kupu (masih dalam kawasan Bantimurung).
Estimasi minimal biaya biaya yang harus di siapkan :
Tiket Masuk: Rp30.000 (Domestik) / Rp255.000 (Mancanegara).
Sewa Ban Pelampung: Rp10.000 – Rp20.000.
Makan & Minum: Rp50.000 – Rp100.000 per orang.
Total Minimal: Sekitar Rp150.000 – Rp200.000 (diluar biaya transportasi/rental).
Persiapan persiapan yang harus di lakukan :
Membawa pakaian ganti karena kemungkinan besar Anda akan bermain air.
Menggunakan alas kaki yang nyaman dan tidak licin (sandal gunung direkomendasikan).
Menyiapkan uang tunai (cash) secukupnya untuk pembayaran tiket dan jajan di area wisata.
Membawa kamera dengan perlindungan tahan air (waterproof case).





























